Septika Shidqiyyah
Kisah buaya mulut menganga ketuk-ketuk rumah ini bikin merinding
Buaya-buaya buas ini bikin warga siaga.
Brilio.net - Ancaman serangan buaya makin membuat takut masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Bukan apa-apa, buaya di sana sudah mampir dan naik sampai ke depan pintu rumah warga.
"Seperti kejadian di rumah Pak Sugian dan Bu Enor, buaya naik sampai depan rumah. Saat tengah malam, terdengar suara seperti orang mengetuk pintu, begitu dibuka, ternyata buaya menganga. Pemilik rumah lari ke dalam, untungnya buayanya juga mencebur ke sungai. Suara ketukan itu diduga berasal dari kibasan ekor buaya ke pintu," kata Camat Pulau Hanaut, H Eddy Mashami, di Sampit, beberapa waktu lalu.
Kemunculan buaya di Sungai Mentaya dekat permukiman, makin sering. Beberapa hari terakhir, buaya muncul malam hari saat air sungai pasang sehingga predator ganas itu dengan mudah naik ke bantaran sungai. Bahkan naik ke pelataran rumah warga di pinggir sungai.
Buaya-buaya muara itu diduga mengincar ternak milik warga, di antaranya ayam dan itik. Namun dikhawatirkan, konflik buaya dengan manusia tidak terhindarkan jika buaya makin sering masuk ke permukiman penduduk.
Saat ini sebagian masyarakat makin berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Beberapa warga bahkan mulai membuat toilet di darat karena takut diserang buaya saat di sungai, khususnya pada malam hari.
Mashami menegaskan, ancaman serangan buaya tidak bisa dianggap sepele. Apalagi kini buaya makin sering muncul di sekitar permukiman. Dulu, buaya sangat jarang terlihat, paling sekitar tiga bulan sekali, namun kini hampir tiap hari ada laporan warga yang melihat buaya muncul.
"Tadi malam ada lagi warga Desa Hanaut yang melaporkan melihat buaya muncul dekat rumah mereka. Dua hari lalu ada empat buaya berjejer di pinggir sungai saat surut. Buaya ukuran dua meter itu sudah termasuk kategori berbahaya karena bisa memangsa manusia," kata dia dikutip Antara.














